Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengidentifikasi Masalah Perilaku pada Anak

Berurusan dengan anak dengan masalah perilaku bisa menantang. Selain itu, jika Anda adalah orang tua baru, Anda hanya tidak memiliki petunjuk bagaimana mengatasi situasi. Ini menjadi lebih buruk karena banyak orang tua tidak dapat mengidentifikasi perilaku menyimpang anak-anak karena mereka berpikir nakal dan impulsif benar-benar normal.

Mengelola masalah perilaku pada anak-anak yang lebih muda dan lebih tua membantu mereka mendapatkan keterampilan perkembangan untuk mengatur perilaku mereka.

Beberapa anak mungkin sangat sulit ditangani tetapi terapi perilaku, obat-obatan, pengobatan, dan kesabaran benar-benar dapat bekerja.

Anak-anak yang lebih muda bisa impulsif, nakal dan menantang. Ini adalah bagian dari perkembangan emosional anak-anak dan itu adalah ketidakadilan normal.

Tetapi dalam beberapa kasus, anak-anak memiliki perilaku yang sangat menantang dan mengganggu, yang sulit ditangani.

Bagaimana cara mengidentifikasi anak dengan masalah perilaku? Tentu saja, hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami sifat anak-anak.

Karakter Normal pada Anak

Cara Mengidentifikasi Masalah Perilaku pada Anak

Setelah Anda memiliki wawasan yang jelas tentang sifat anak-anak, Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi apakah tindakan anak normal atau menantang dan menunjukkan masalah yang lebih parah.

Berikut adalah karakteristik penting dan sifat anak-anak yang mungkin perlu Anda ketahui:

Penasaran

Jangan terlalu terkejut melihat sentuhan junior Anda, meraih, atau bahkan mencicipi semua yang dilihatnya. Anak-anak muda penasaran dengan alam dan Anda tidak dapat mencegah mereka menjelajahi lingkungan mereka.

Mereka dilahirkan bersemangat untuk belajar, memungkinkan mereka untuk menempatkan pengetahuan baru ke dalam otak mereka. Ketika anak-anak Anda memulai petualangan di usia yang sangat muda, yang perlu Anda lakukan adalah mengawasi aktivitas mereka.

Energik

Seorang anak dengan masalah perilaku mungkin memiliki gangguan hiperaktif. Hiperaktif sering dikaitkan dengan ADHD, salah satu gangguan perilaku yang paling mengganggu, tetapi Anda tidak dapat mengatakan bahwa semua anak yang energik memiliki gangguan mental ini.

Faktanya, menjadi energik dan aktif adalah salah satu karakteristik penting anak-anak, meskipun tingkat energi dan aktivitas dapat bervariasi dari satu anak ke anak lain.

Imajinatif

Anak-anak kecil sering imajinatif. Menggunakan imajinasi membantu mengembangkan kapasitas emosional dan psikologis mereka untuk memahami dunia mereka. Beberapa anak mengembangkan teman imajiner dan itu cukup normal.

Egosentris

Ini berarti anak-anak hanya tertarik pada kegiatan dan apa pun yang berfokus pada keinginan mereka. Egosentris sebagai salah satu sifat anak-anak sering menyebabkan ledakan emosional, terutama ketika kenyataan tidak memenuhi harapan mereka.

Misalnya, anak Anda mungkin menangis ketika Anda memintanya untuk berbagi makanan favorit atau Anda menolak untuk membeli jari kaki baru. Tetapi dalam beberapa kasus, itu bisa menjadi tanda anak dengan masalah perilaku.

Peniru Yang Sangat Baik

Balita dan anak kecil adalah peniru yang sangat baik. Ini adalah sifat mereka untuk belajar hal-hal baru dari orang dewasa dan sekitarnya.

Ini membantu mereka mengembangkan keterampilan seperti komunikasi, pemecahan masalah, manajemen emosi, dan banyak lagi. Anda mungkin terkejut dengan seberapa cepat mereka belajar dari Anda sebagai orang tua.

Berorientasi makna

Apakah Anda pernah berbicara dengan anak Anda tapi dia menafsirkan cara yang salah? Percaya atau tidak, ini sangat normal pada anak-anak karena mereka berorientasi pada makna.

Itu berarti mereka mengerti apa yang Anda katakan tanpa memahami setiap kata. Dengan kata-kata yang lebih sederhana, mereka mencoba menebak apa yang dikatakan dan menanggapinya berdasarkan sumber daya yang mereka miliki.

Rentang Pendek Perhatian

Jika anak Anda mudah bosan dan cenderung berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain, itu benar-benar normal.

Rentang perhatian yang terbatas adalah salah satu karakteristik penting balita dan anak-anak, sehingga akan sedikit sulit untuk membuat mereka fokus. Tetapi jika anak memiliki perhatian dan kesulitan dalam berkonsentrasi, itu mungkin merupakan tanda perilaku gangguan. 

Karakteristik Anak dengan Masalah Perilaku

Anak dengan Masalah Perilaku

Memahami sifat anak membantu Anda membedakan anak dengan masalah perilaku dari anak normal. Namun, itu tidak berarti Anda dapat secara acak melabeli anak dengan gangguan perilaku hanya karena mereka energik atau kadang-kadang amukan marah.

Jika Anda membutuhkan sedikit bantuan untuk mengidentifikasi anak-anak dengan gangguan perilaku yang mengganggu, pelajari lebih lanjut tentang karakteristik umum di bawah ini.

Tidak Perhatian

Kesulitan dalam berkonsentrasi dan tidak perhatian dapat menjadi tanda masalah perilaku, khususnya ADHD. Anak-anak ini tidak bisa fokus dan sering melupakan instruksi, yang membawa mereka ke begitu banyak masalah di sekolah.

Mereka juga energik dan hiperaktif, sehingga Anda mungkin melihat mereka berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain tanpa berfokus pada satu tugas.

Mudah Marah

Seorang anak dengan masalah perilaku mudah marah. Bahkan hal sederhana seperti kelaparan atau kurangnya perhatian dapat memicu ledakan emosional atau kehancuran yang tidak terkontrol. Mereka bisa berteriak, merengek, melemparkan barang-barang, atau bahkan meronta-ronta di lantai.

Anak-anak dengan amukan emosi yang sering didiagnosis dengan gangguan pembangkangan oposisi dan anak laki-laki lebih mungkin menderita masalah perilaku ini.

Harga Diri Rendah

Karakteristik umum lain dari anak-anak dengan gangguan perilaku adalah harga diri yang rendah. Anak-anak dengan harga diri rendah cenderung tidak mendapatkan keterampilan perkembangan karena kurangnya motivasi dan kepercayaan diri mereka.

Ini dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti kekerasan verbal dan fisik di rumah atau kondisi yang mendasarinya seperti gangguan mental. Orang tua akan menghadapi kesulitan untuk meningkatkan harga diri anak-anak.

Menolak Mematuhi Aturan

Perilaku pembangkangan umumnya ditunjukkan dengan menolak mematuhi aturan. Jika anak Anda cenderung melanggar masing-masing dan setiap aturan yang Anda buat, itu bisa menjadi tanda awal gangguan pembangkangan oposisi.

Dalam masalah yang lebih signifikan, seorang anak dengan masalah perilaku dapat melakukan hal-hal yang buruk pada saat ia dewasa nanti.

Itulah tadi pembahasan mengenai cara mengidentifikasi masalah perilaku pada Anak.

Source: parentinglogy

Posting Komentar untuk "Cara Mengidentifikasi Masalah Perilaku pada Anak"