Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bayi 8 Bulan dan Perkembangannya: Panduan Lengkap

Bayi 8 bulan - Setiap orang tua harus memperhatikan tumbuh kembang buah hatinya. Di satu tahun pertama, khususnya bagi bayi, ia sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang signifikan. Oleh karena itu, pastikan Anda mengetahui informasi akurat tentang pertumbuhan anak tercinta.

Untuk memastikan bahwa sang anak dalam keadaan normal, ia harus memiliki standar kesehatan rata-rata sesuai dengan anak seumurannya. Mulai dari tinggi badan, perkembangan psikis dan motorik, kemampuan duduk dan lain sebagainya.

Perkembangan Bayi 8 Bulan

Berat badan ideal bayi 8 bulan
Menginjak usia 8 bulan, bayi Anda sedang aktif-aktifnya. Salah satunya dibuktikan dengan gerak yang lebih bebas dibanding usia sebelumnya. Tidak hanya berkembang secara fisik, namun juga secara mental dan psikis.

Perkembangan Secara Fisik

Secaran fisik, bayi 8 bulan akan semakin besar dan tinggi. Pada usia tersebut, bayi umumnya sudah dapat merangkak. Selain itu, terkadang bayi juga sudah bisa duduk dan berdiri asal ada bantuan. Bahkan, ia mulai mampu memegang sesuatu memakai tangan dengan keras.

Makanan yang Anda berikan pun juga sudah bisa dipegang olehnya. Tidak hanya itu, si kecil juga memiliki rasa ingin tahu lebih pada fasetersebut. Biasanya, bayi akan mengambil kemudian melemparkan mainan di hadapannya.

Perkembangan Secara Motorik

Gerakan bayi pada usia 8 bulan juga akan semakin kuat. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan otot kakinya yang semakin maksimal. Tidak hanya berdiri dengan menggunakan benda di sekitar, si kecil juga sudah dapat menekuk lutut untuk duduk.

Secara motorik, bayi di usia tersebut akan cenderung menggerakkan benda yang dipegang. Mulai dari meremas, membanting serta mengguncang benda di hadapannya. Hal itu kerap kali membuat si kecil senang dan tertawa riang.

Perkembangan dari Segi Bahasa

Berikutnya adalah perkembangan bayi 8 bulan dari segi bahasa. Kemampuan berbahasa si kecil akan semakin baik pada usia tersebut. Hanya saja, perkataannya masih belum begitu jelas. Ia cenderung mengulang sesuatu yang mulai dikenal. 
Artikel Terkait: 
Perkembangan Bayi 5 Bulan
Meski begitu, si kecil lebih jelas dalam berbicara dibandingkan saat usia 7 bulan. Oleh karena itu, pastikan mengajak buah hati Anda untuk mengenal nama-nama benda yang ada di sekitar. Ajak berbicara sesering mungkin agar kemampuan verbalnya semakin baik.

Perkembangan secara Sosial

Orang tua harus semakin berhati-hati dalam bersikap karena bayi 8 bulan cenderung meniru gerak gerik orang tuanya. Perkembangan lain ditandai dengan kemampuan mengenal sesuatu yang lebih baik. Kemampuannya dalam meniru perlu dimaksimalkan dengan mengajarkan sesuatu pada anak, misalnya menyisir rambut.

Namun, di usia tersebut bayi cenderung merasa tidak nyaman jika berinteraksi dengan hal baru. Baik itu orang yang pertama kali bertemu dengannya atau barang-barang baru. Dalam hal ini, orang tua perlu memahamkan kepada anak bahwa orang baru tersebut tidak berbahaya.

MPASI Bayi 8 Bulan

MPASI merupakan tahapan yang paling penting bagi bayi 8 bulan. Di usia tersebut, bayi semakin berkembang pesat sehingga membutuhkan kalori lebih dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Inilah tanda-tanda bahwa si kecil sudah siap menerima makanan:

Berat Badan Meningkat secara Signifikan

Tanda pertama bahwa bayi 8 bulan siap menerima MPASI adalah meningkatnya berat badan. Cara memastikannya adalah dengan membandingkan berat badan sejak lahir sampai pada usia tersebut. Apabila meningkat secara drastis, itu tandanya si kecil siap menerima MPASI.

Bisa Menggenggam

Tanda selanjutnya adalah bayi sudah bisa menggenggam secara tepat. Ketika si kecil sudah mampu menggenggam objek dengan menggunakan jari telunjuk serta ibu jari, maka ia sudah bisa mendapatkan MPASI di usia 8 bulan.

Mampu Mengangkat Kepala saat Duduk Tegak

Selain itu, tanda lainnya adalah bayi sudah mampu mengangkat kepalanya. Kemampuannya dalam mengangkat kepala akan memudahkan dalam menerima dan menelan makanan. Tidak hanya mengangkat kepala, bayi 8 bulan juga harus bisa duduk tegak untuk menerima MPASI.

Mulai Memasukkan Sesuatu ke Mulut

Tidak jarang ditemui bayi yang memasukkan apapun ke dalam mulut. Saat bayi Anda melakukan hal itu, maka kemungkinan besar ia sudah siap menerima MPASI. Bahkan, beberapa bayi melakukan hal tersebut sejak usia sebelum menginjak usia 8 bulan.

Bisa Menutup Mulut Ketika Sendok Dimasukkan

Di usia 8 bulan, umumnya bayi sudah bisa menutup mulut ketika ada sendok yang dimasukkan ke dalamnya. Itu merupakan tanda bahwa si kecil sudah siap menerima MPASI. Tunggu apa lagi, segera berikan makanan pendamping tersebut jika bayi Anda sudah bisa makan.

Mampu Mengunyah

Ciri selanjutnya yang menunjukkan bahwa bayi 8 bulan siap menerima MPASI adalah bisa mengunyah makanan. Hal ini dibuktikan dengan kemampuannya menggerakkan rahang mulut dengan baik dan teratur.

Apa Saja Makanan Bayi 8 Bulan?

Bayi yang menginjak usia 8 bulan masih membutuhkan ASI sebagai asupan sehari-hari. Akan tetapi, kandungan pada ASI tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan kalori bayi yang semakin besar. Meskipun sudah harus mendapatkan MPASI, Anda tidak bisa sembarangan dalam menentukan menu.

Inilah jenis-jenis makanan yang tepat untuk MPASI pada usia tersebut:

Aneka Sayuran

Jenis makanan MPASI pertama yang dapat dijadikan pilihan adalah aneka sayuran. Zat yang terkandung di dalam sayur sangat baik untuk pertumbuhan bayi. Adapun jenis sayur yang paling recommended dijadikan pilihan adalah brokoli dan wortel.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan jamur, kacang panjang, kentang, kembang kol, asparagus, lobak, buncis, mentimun, bawang merah dan lain sebagainya. Agar lebih bergizi untuk si kecil, pilih jenis sayuran yang masih segar.

Olahan Tepung dan Biji-Bijian

Selain memilih sayuran sebagai makanan MPASI bayi, sebaiknya imbangi juga dengan olahan tepung dan biji-bijian. Misalnya mencoba menu dari bahan dasar pasta dan gandum. Meski menggunakan olahan tepung dan biji-bijian, usahakan mengolahnya hingga lembut. 
Artikel Terkait:
Baby Blues Syndrom: Berbahayakah?
Selain pasta dan gandum, Anda juga bisa memasak menu dari oat, beras merah dan quinoa. Ibu harus kreatif dalam membuat masakan dari bahan-bahan tersebut agar bayi tidak bosan dan makan dengan lahap setiap hari.

Berbagai Jenis Protein

Protein sangat dibutuhkan oleh tubuh bayi dalam memaksimalkan pertumbuhannya. Oleh karena itu, pilih berbagai bahan yang kandungan proteinnya tinggi. Contohnya adalah ikan, kuning telur, daging sapi, tahu, tempe, daging ayam dan banyak lagi lainnya.

Untuk olahan aneka bahan tersebut bisa dilakukan secara bervariasi. Pastikan teksturnya tidak terlalu kasar ataupun terlalu halus agar pas untuk bayi 8 bulan Anda.

Selain berbagai jenis makanan di atas, Anda juga bisa memberikan aneka olahan susu seperti keju, yoghurt, kefir dan sebagainya.

Menu Makanan Bayi 8 Bulan

tekstur makanan batyi 8 bulan
Supaya bayi Anda tidak bosan dengan makanan sehari-hari yang itu-itu saja, ibu harus kreatif dalam menciptakan menu andalan. Jangan khawatir karena ada banyak menu yang dapat dijadikan referensi. Inilah beberapa contohnya:

Campuran Bubur Beras Merah, Daging dan Sayur

Menu pertama yang dapat dijadikan pilihan makanan bayi 8 bulan adalah bubur beras merah. Agar semakin meningkatkan cita rasa dari bubur ini, tambahkan daging ayam dan sayuran. Gizi yang terdapat pada sayur dan daging tersebut sangat baik untuk menunjang pertumbuhan bayi. 
Artikel Lainnya:
Penyebab Bayi Susah Tidur
Sedangkan beras merah lebih baik dibandingkan beras biasa karena kandungan gizinya lebih lengkap. Adapun jenis sayur yang cocok dikombinasikan dengan beras merah ini adalah wortel, brokoli atau bayam.

Bubur Pisang dan Susu

Anda juga bisa memilih bubur pisang sebagai menu sehat untuk bayi 8 bulan. Menu satu ini akan lebih enak jika dipadukan dengan susu. Ciri khas dari bubur pisang susu adalah memiliki tekstur yang sangat halus.

Selain enak dan disukai bayi, proses pengolahan menu tersebut juga sangat mudah. Anda hanya perlu menyiapkan pisang matang ditambah susu formula atau ASI perah. Kemudian, haluskan pisang tersebut dan aduk hingga tercampur dengan susu.

Pure Jagung Manis

Pure jagung manis sebenarnya adalah nama lain dari bubur jagung. Cukup menarik untuk dijadikan makanan bayi 8 bulan karena teksturnya sudah sesuai dengan usia bayi tersebut. Selain itu, menu ini juga tidak ribet.

Bahan yang dibutuhkan hanya jagung manis dan susu. Lebih baik gunakan susu ASI agar gizinya lebih terjamin.

Bubur Kentang

Rekomendasi menu yang enak dan praktis untuk bayi 8 bulan berikutnya adalah bubur kentang. Menu yang menggunakan kentang sebagai bahan dasar ini akan memberikan asupan karbohidrat cukup untuk bayi Anda.

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah kentang, keju parut dan susu formula. Cara pembuatannya dengan mengukus kentang sampai empuk. Kemudian lumatkan dan campur dengan bahan lain hingga lembut.

Tekstur Makanan Bayi 8 Bulan

Selain memperhatikan menu-menu yang dianjurkan untuk diberikan pada bayi 8 bulan, ibu juga harus mempelajari tekstur makanan pada usia tersebut. Mengingat setiap tingkatan usia memiliki aturan tersendiri mengenai tektur makanan bayi. Inilah hal-hal yang wajib dicatat berkaitan dengan tekstur:

Kekentalan Mulai Ditingkatkan

Bayi 8 bulan sudah harus belajar memakan menu yang sedikit bertekstur. Hal ini berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya yang masih menggunakan makanan encer. Meski demikian, usahakan makanan yang diberikan tidak terlalu keras ataupun terlalu encer.

Untuk menu bubur, Anda bisa membuat dengan tekstur yang sedikit kental. Perlahan-lahan, bayi akan mulai belajar mengunyah di usianya yang menginjak umur tersebut.

Haluskan dengan Masher

Agar menghasilkan tekstur yang lebih terasa, usahakan menghaluskan makanan bayi dengan masher. Hindari penggunaan blender karena alat ini justru menghasilkan tekstur makanan yang terlalu halus sehingga kurang cocok untuk bayi usia 8 bulan.

Lumatkan menu masakan dengan masher secara perlahan. Hindari tekstur yang terlalu halus karena di bulan berikutnya bayi Anda sudah harus belajar mengkonsumsi menu nasi tim.

Tambahkan Takaran

Semakin bertambah usia bayi, maka semakin besar pula takaran menunya. Hal ini disebabkan karena kebutuhan energinya juga bertambah. Untuk sereal, biasanya bayi 8 bulan akan mengkonsumsi seperempat hingga setengah cangkir.

Sedangkan untuk buah dan sayur sebaiknya satu cangkir. Adapun untuk jenis makanan yang berasal dari protein, ibu dapat memberikan setengah cangkir pada awal masa MPASI. Kemudian, saat usia bayi tersebut mendekati 3/4 tahun, Anda bisa memberikan makan hingga 200 ml.

Jadwal Makan Bayi 8 Bulan

Selain memperhatikan pilihan menu MPASI, bayi 8 bulan juga harus makan di saat yang tepat. Ini sangat penting untuk memaksimalkan pencernaan dan tumbuh kembangnya. Inilah jadwal makan bayi yang wajib diperhatikan:

Makan Pagi

Jadwal makan pagi bayi biasanya mulai pukul 05.00 setelah bangun pagi. Namun, pada jam tersebut bayi hanya diberi makan ASI atau susu formula. Beberapa bayi akan langsung tidur setelah merasa kenyang.

Kemudian, bayi 8 bulan akan bangun sekitar pukul 07.00. Setelah mandi dan ganti baju, Anda masih harus memberikan susu formula atau ASI sampai kenyang. Baru ketika jam menunjukkan pukul 08.15, Anda bisa memberikan jenis makanan padat sebagai MPASI.

Makan Siang

Biasanya, setelah makan di sekitar jam 08.00, bayi akan tidur lagi karena kenyang. Selanjutnya, berikan ASI atau susu formula kembali di jam 10.00. Hindari memberi jenis makanan padat karena membuat bayi merasa tidak nyaman dan bosan.

Selanjutnya, pada jam 11.00 berikan MPASI kembali. Bisa memilih sayur tim dan buah lembut agar bayi merasa kenyang. Ini sangat penting karena bayi Anda butuh sesuatu yang mengenyangkan. Kemudian, berikan ASI lagi di jam 12.30.

Makan Malam

Jadwal makan malam bayi tentunya berbeda dengan orang dewasa. Setelah si kecil bangun pada pukul 15.00, selanjutnya berikan buah segar yang dihaluskan, seperti apel dan buah naga. Lalu, berikan ASI atau susu formula lagi pada pukul 17.00. Di jam ini, Anda juga bisa memberikan jenis makanan padat.

Menjelang tidur di jam 18.00, sebaiknya berikan ASI atau susu formula kembali agar anak dapat tidur dengan nyaman. Pastikan membuat menu yang bervariasi agar bayi tidak bosan.

Makanan Bayi Buatan Sendiri atau Pakai Fortifikasi?

Setiap ibu harus tahu bahwa semakin besar, bayi membutuhkan nutrisi lebih banyak. Pemilihan makanan MPASI pada bayi 8 bulan harus benar-benar diperhatikan agar si kecil tidak kekurangan gizi. Beberapa ibu merasa bingung mana yang lebih baik, makanan buatan sendiri atau yang fortifikasi.

Makanan bayi yang sudah difortifikasi memiliki kandungan vitamin dan mineral ideal sehingga kebutuhan nutrisi bayi lebih terjamin. Selain dari segi kandungan gizi, makanan bayi instan juga lebih praktis. Ibu tidak perlu kesulitan meracik menu dan sebagainya.

Pembuatan yang mudah dan proses membuat makanan bayi yang cepat menjadi alasan banyak ibu memiliki jenis makanan bayi ini. Bubur instan memang siap masak dan hanya perlu menambahkan air saja.

Kandungan gizinya juga sangat mudah disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Pada makanan bayi instan tentu sudah ada tabel kandungan gizinya. Mesmki demikian, beberapa ibu khawatir menggunakan makanan instan karena takut nutrisi penting makanan hilang ketika proses pembuatan di pabrik.

Diakui atau tidak, proses sterilisasi bisa mengurangi kandungan mineral dan vitamin di dalamnya. Belum lagi adanya indikasi pengawet, pewarna dan perasa buatan yang tidak aman untuk kesehatan bayi. Bahkan, beberapa di antara memiliki kadar gula dan garam tinggi.

Sedangkan untuk makanan bayi 8 bulan buatan sendiri Anda bisa lebih tenang karena dari segi gizi dan proses pembuatan lebih terjamin. Dan yang terpenting adalah rasa yang dihasilkan lebih terjaga sehingga bayi lahap saat makan.

Dengan membuat makanan sendiri untuk bayi, secara tidak langsung bayi akan terbiasa mengkonsumsi menu keluarga. Misalnya aneka buah-buahan, sayur dan sebagainya yang diolah secara khusus untuk si buah hati.

Ketahui Sebab Bayi 8 Bulan Belum Tumbuh Gigi

Umumnya, bayi 8 bulan telah mulai tumbuh gigi. Namun, jika di usia tersebut bayi Anda masih belum tumbuh gigi bisa jadi itu disebabkan oleh beberapa hal. Misalnya faktor genetik. Keturunan bisa menjadi penyebab cepat atau lambatnya gigi bayi tumbuh.

Oleh karena itu, lihatlah apakah ada riwayat keluarga yang pernah mengalami keterlambatan tumbuh gigi. Selain faktor genetik, ada kalanya pertumbuhan gigi pada bayi lambat karena ia kekurangan gizi. Tidak hanya gigi, hal itu juga bisa mempengaruhi pertumbuhan bayi yang tidak maksimal.

Faktor berikutnya yang membuat buah hati Anda alami pertumbuhan gigi lambat adalah cedera pada mulut atau trauma fisik. Namun, bisa juga hal itu disebabkan karena penyakit tertentu. Misalnya berat badan yang terlalu rendah.

Namun, saat si kecil akan tumbuh gigi, ada beberapa tanda yang umum terjadi. Di antaranya adalah suka menggigit barang di sekitar, air liur yang keluar lebih banyak, berkurangnya nafsu makan, gusi mengalami pembengkakan, demam hingga rewel saat malam.

Apakah Bayi 8 Bulan Belum Bisa Duduk Sendiri?


Secara ilmiah, bayi yang menginjak usia 8 bulan harusnya sudah bisa duduk sendiri tanpa bersandar dengan benda lain. Bahkan, sebagian bayi yang pertumbuhannya cepat akan aktif bergerak ke depan lalu menggeser kedua kaki untuk mulai belajar merangkak.

Namun, ada juga bayi yang belum bisa duduk sendiri di usia tersebut. Dalam hal ini, IDAI sepakat bahwa bayi belum bisa duduk terbilang normal hingga usianya mencapai 12 bulan. Karena itu, Anda tidak perlu khawatir.

Ada kalanya bayi tidak bisa duduk disebabkan karena kurang latihan. Bisa juga itu disebabkan karena buah hati Anda alami berat badan berlebih sehingga kesulitan menjaga keseimbangan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mulai melatih bayi untuk duduk dengan trik yang disarankan oleh dokter.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memposisikan bayi tengkurap agar ia latihan mengangkat dada dan kepala. Anda juga bisa memancingnya dengan aneka mainan. Hal yang perlu diwaspadai pada si kecil adalah ketika ia belum mampu menahan kepalanya sendiri.

Berat Badan Bayi 8 Bulan yang Ideal

Para ibu muda pasti akan bertanya-tanya, berapa berat badan ideal untuk bayi 8 bulan? Berat badan bayi memang harus diusahakan ideal, tidak terlalu gemuk dan juga tidak terlalu kurus. Berat badan ideal si kecil pada umur tersebut memang tidak paten. Ada beragam pendapat terkait hal ini.

Namun, WHO dan Wikipedia sepakat bahwa berat badan ideal antara anak laki-laki dengan anak perempuan  berbeda. Untuk anak laki-laki, idealnya memiliki berat 6,9 kg sampai dengan 10,7 kg. Sedangkan untuk anak perempuan adalah 6,3 kg sampai dengan 10 kg.

Adapun berat rata-rata bayi perempuan adalah 8 kg. Sementara bayi laki-laki yaitu 8,6 kg. Pastikan si kecil memiliki berat badan ideal sehingga ia tidak mudah terserang penyakit. Lakukan berbagai cara agar buah hati tidak terlalu gamuk ataupun sebaliknya.

Itulah ulasan lengkap mengenai bayi 8 bulan, mulai dari tahap perkembangannya, pola makan, jadwal makan, menu MPASI dan lain sebagainya. Pastikan memberikan asupan yang terbaik kepada bayi agar ia dapat tumbuh dengan normal seperti anak seusianya.

Posting Komentar untuk "Bayi 8 Bulan dan Perkembangannya: Panduan Lengkap "